1. Menurut Anda, apa yang dimaksud dengan kewirausahaan?
A. Kewirausahaan dapat diartikan sebagai suatu kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berulang melalui ide-ide kreatif dan inovatif untuk menemukan sebuah peluang yang akan menghasilkan nilai tambah
B. Kewirausahaan dapat diartikan sebagai suatu kemampuan dalam mencari sesuatu yang baru atau berbeda melalui ide-ide kreatif dan inovatif untuk menemukan sebuah peluang yang akan menghasilkan nilai tambah
C. Kewirausahaan dapat diartikan sebagai suatu kemampuan dalam menciptakan sesuatu peluang usaha melalui ide-ide kreatif dan inovatif untuk menemukan hal baru yang akan menghasilkan nilai tambah D. Kewirausahaan dapat diartikan sebagai suatu kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru atau berbeda melalui ide-ide kreatif dan inovatif untuk menemukan sebuah peluang yang akan menghasilkan nilai tambah
E. Kewirausahaan dapat diartikan sebagai suatu kemampuan dalam mengidentifikasi sesuatu hal yang baru melalui penyelesaian masalah untuk menemukan sebuah peluang yang akan menghasilkan nilai tambah.
Jawaban : D
2. Pembelajaran kewirausahaan dapat menggunakan teknologi terbaru, seperti …
A. e-learning, pembelajaran berbasis online, dan aplikasi pembelajaran mobile, sehingga peserta didik dapat memahami cara mengembangkan pembelajaran dengan menggunakan teknologi.
B. e-learning, pembelajaran berbasis online, dan aplikasi pembelajaran mobile, sehingga peserta didik dapat memahami cara mengembangkan bisnis dengan menggunakan teknologi.
C. e-learning, pembelajaran berbasis online, dan aplikasi pembelajaran mobile, sehingga peserta didik dapat memahami cara mengembangkan teknologi dengan menggunakan strategi bisnis.
D. e-learning, pembelajaran berbasis online, dan aplikasi pembelajaran mobile, sehingga peserta didik dapat memahami cara mengembangkan pangsa pasar dengan menggunakan pembelajaran.
E. e-learning, pembelajaran berbasis marketing, dan aplikasi pembelajaran mobile, sehingga peserta didik dapat memahami cara mengembangkan bisnis dengan menggunakan teknologi.
Jawaban : B
3. Upaya membantu peserta didik memahami cara mengembangkan bisnis yang inovatif dan terkini pada pembelajaran kewirausahaan di SMK dapat dilakukan melalui …
A. Penggunaan model pembelajaran berbasis inkuiri, dimana peserta didik diminta untuk mengembangkan produk atau layanan dengan menemukan teknologi terbaru melalui Al, loT, dan big data, sehingga akan membantu peserta didik memahami cara mengembangkan bisnis yang inovatif dan terkini.
B. Penggunaan model discovery learning, dimana peserta didik diminta untuk mengembangkan produk atau layanan dengan menggunakan teknologi terbaru, seperti Al, loT, dan big data untuk membantu peserta didik memahami cara menemukan bentuk bisnis yang inovatif dan terkini.
C. Penggunaan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL), dimana peserta didik diminta untuk mengembangkan produk atau layanan dengan memanfaatkan teknologi terbaru, seperti Al, loT, dan big data, sehingga akan membantu peserta didik memahami cara mengembangkan bisnis yang inovatif dan terkini.
D. Penggunaan model Self Directed Learning/SDL, mengembangkan inisiatif belajar dengan/atau tanpa bantuan pihak lain dilakukan oleh peserta didik untuk mengembangkan produk atau layanan dengan memanfaatkan teknologi terbaru, secara mandiri sehingga akan membantu peserta didik memahami cara mengembangkan bisnis yang inovatif
E. Penggunaan model pembelajaran tematik, dimana peserta didik diminta untuk memanfaatkan teknologi terbaru dalam menggabungkan beberapa mata pelajaran seperti seperti Al, loT, dan big data, sehingga akan membantu peserta didik memahami cara mengembangkan bisnis yang inovatif dan terkini.
Jawaban : C
4. Berdasarkan karakteristiknya, pembelajaran kelas kewirausahaan dapat dikembangkan berdasarkan …
A. order/pesanan, memanfaatkan potensi internal dan eksternal sekolah, menggunakan pendekatan projek, diorganisasikan dengan sistem blok dan asesmen hasil belajarnya didasarkan pada kinerja, kesesuaian spesifikasi produk (barang/jasa), ketepatan waktu, dan omset yang ditetapkan
B. order/pesanan, memanfaatkan potensi internal dan eksternal sekolah, menggunakan pendekatan projek, diorganisasikan dengan sistem blok dan asesmen hasil belajarnya didasarkan pada post test, kesesuaian spesifikasi produk (barang/jasa), ketepatan waktu, dan omset yang ditetapkan
C. order/pesanan, memanfaatkan potensi internal dan eksternal sekolah, menggunakan pendekatan projek, diorganisasikan dengan sistem blok dan asesmen hasil belajarnya didasarkan pada kinerja, kesesuaian harga barang/jasa, ketepatan waktu, dan omset yang ditetapkan
D. order/pesanan, memanfaatkan potensi internal dan eksternal sekolah, menggunakan pendekatan projek, diorganisasikan dengan sistem jadwal mingguan dan penilaian hasil belajarnya didasarkan pada kinerja, kesesuaian spesifikasi produk (barang/jasa), ketepatan waktu, dan omset yang ditetapkan
E. order/pesanan, memanfaatkan potensi eksternal sekolah, menggunakan pendekatan projek, diorganisasikan dengan system blok dan penilaian hasil belajarnya didasarkan pada kinerja, kesesuaian spesifikasi produk (barang/jasa), ketepatan waktu, dan omset yang ditetapkan.
Jawaban : A
5. Mekanisme pembelajaran proyek pada kelas kewirausahaan berdasarkan pesanan dari masyarakat adalah …
A. (1) menetapkan produk barang/jasa yang akan dihasilkan dalam pembelajaran sesuai pesanan konsumen/order, (2) melaksanakan kegiatan pembelajaran/kegiatan produksi, membuat produk, mengemas, mendistribusikan dan memberikan pelayanan purna jual, (3) melakukan analisis kebutuhan kompetensi (unit kompetensi) terkait dengan produk barang/jasa yang akan dihasilkan, (4) menyusun proposal pembuatan produk barang/jasa, (5) menguji hasil dan mengevaluasi pengalaman belajar: peserta didik melakukan refleksi terhadap pengalaman belajarnya.
B. (1) melaksanakan kegiatan pembelajaran/kegiatan produksi, membuat produk, mengemas, mendistribusikan dan memberikan pelayanan purna jual, (2) menyusun proposal pembuatan produk barang/jasa, (3) melakukan analisis kebutuhan kompetensi (unit kompetensi) terkait dengan produk barang/jasa yang akan dihasilkan, (4) menetapkan produk barang/jasa yang akan dihasilkan dalam pembelajaran sesuai pesanan konsumen/order, (5) menguji hasil dan mengevaluasi pengalaman belajar: peserta didik melakukan refleksi terhadap pengalaman belajarnya
C. (1) menetapkan produk barang/jasa yang akan dihasilkan dalam pembelajaran sesuai pesanan konsumen/order, (2) menyusun proposal pembuatan produk barang/jasa, (3) melakukan analisis kebutuhan kompetensi (unit kompetensi) terkait dengan produk barang/jasa yang akan dihasilkan, (4) melaksanakan kegiatan pembelajaran/kegiatan produksi, membuat produk, mengemas, mendistribusikan dan memberikan pelayanan purna jual, (5) menguji hasil dan mengevaluasi pengalaman belajar: peserta didik melakukan refleksi terhadap pengalaman belajarnya.
D. (1) menetapkan produk barang/jasa yang akan dihasilkan dalam pembelajaran sesuai pesanan konsumen/order, (2) menyusun proposal pembuatan produk barang/jasa, (3) melakukan analisis kebutuhan bahan terkait dengan produk barang/jasa yang akan dihasilkan, (4) melaksanakan kegiatan pembelajaran/kegiatan produksi, membuat produk, mengemas, mendistribusikan dan memberikan pelayanan purna jual, (5) menguji hasil dan mengevaluasi pengalaman belajar: peserta didik melakukan refleksi terhadap pengalaman belajarnya
E. (1) menetapkan produk barang/jasa yang akan dihasilkan dalam pembelajaran sesuai pesanan konsumen/order, (2) menyusun kebutuhan bahan pembuatan produk barang/jasa, (3) melakukan analisis kebutuhan kompetensi (unit kompetensi) terkait dengan produk barang/jasa yang akan dihasilkan, (4) melaksanakan kegiatan pembelajaran/kegiatan produksi, membuat produk, mengemas, mendistribusikan dan memberikan pelayanan purna jual, (5) menguji hasil dan mengevaluasi pengalaman belajar: peserta didik melakukan refleksi terhadap pengalaman belajarnya
Jawaban : C
6. Pembelajaran berbasis wirausaha yang selama ini dikenal dengan nama Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW) merupakan …
A. praktik kegiatan berwirausaha untuk membuka usaha baru dan mendorong keberanian peserta didik untuk memiliki keterampilan berwirausaha.
B. praktik kegiatan berwirausaha untuk membentuk jiwa gotong royong dan mendorong keberanian peserta didik untuk memiliki keterampilan berwirausaha.
C. praktik kegiatan berwirausaha untuk membentuk jiwa kritis dan mendorong keberanian peserta didik untuk memiliki keterampilan berwirausaha.
D. praktik kegiatan berwirausaha untuk membentuk jiwa wirausaha dan mendorong keberanian peserta didik untuk memiliki keterampilan berwirausaha.
E. praktik kegiatan berwirausaha untuk membentuk jiwa kreatif dan mendorong keberanian peserta didik untuk memiliki keterampilan berwirausaha.
Jawaban : D
7. Berikut adalah yang bukan indikator keberhasilan usaha dengan menggunakan pemasaran digital (digital marketing) adalah….
A. Pencapaian penjualannya lebih baik dibandingkan tanpa menggunakan fasilitas pemasaran digital (digital marketing).
B. Biaya operasionalnya lebih kecil.
C. Mengkolaborasikan teknik pemasaran secara manual yang berujung pada order produk (barang/jasa).
D. Penggunaan Search Engine Marketing dan Social Media Marketing dalam pembuatan konten pemasaran.
E. Dilakukan berdasarkan permintaan konsumen/sesuai dengan tren pasar kekinian
Jawaban : C
8. Asesmen pembelajaran berbasis kelas kewirausahaan dilakukan berdasarkan …
A. pemenuhan standar proses dan spesifikasi produk/layanan jasa yang dipersyaratkan oleh konsumen, serta ketercapaian omzet yang ditetapkan
B. pemenuhan standar produk dan spesifikasi produk/layanan jasa yang dipersyaratkan oleh konsumen, serta ketercapaian omzet yang ditetapkan
C. pemenuhan standar proses dan jumlah produk/layanan jasa yang dipersyaratkan oleh konsumen, serta ketercapaian omzet yang ditetapkan
D. pemenuhan standar proses dan spesifikasi produk/layanan jasa yang dipersyaratkan oleh konsumen, serta ketercapaian jumlah barang yang ditetapkan
E. pemenuhan standar proses dan spesifikasi produk/layanan jasa yang dipersyaratkan oleh produsen, serta ketercapaian omzet yang ditetapkan
Jawaban : A
9. Digital marketing sudah menjadi trend masyarakat, karena …
A. pelaksanaannya simple dan hanya mampu menjangkau sasaran yang terbatas.
B. pelaksanaannya kompleks dan namun mampu menjangkau sasaran yang luas.
C. pelaksanaannya simple dan mampu menjangkau sasaran yang luas.
D. pelaksanaannya simple dan mampu menjangkau daerah pedesaan.
E. pelaksanaannya simple dan mampu menjangkau konsumen kelas atas.
Jawaban : C
10. Mata Pelajaran PKK merupakan wahana pembelajaran bagi peserta didik melalui …
A. pendekatan pembelajaran berbasis proyek untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan kompetensi yang dikuasai pada kegiatan pembuatan produk/ pekerjaan layanan jasa secara kreatif dan bernilai ekonomis
B. pendekatan pembelajaran berbasis industri untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan kompetensi yang dikuasai pada kegiatan pembuatan produk/ pekerjaan layanan jasa secara kreatif dan bernilai ekonomis
C. pendekatan pembelajaran berbasis masalah untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan kompetensi yang dikuasai pada kegiatan pembuatan produk/ pekerjaan layanan jasa secara kreatif dan bernilai ekonomis
D. pendekatan pembelajaran berbasis Tefa untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan kompetensi yang dikuasai pada kegiatan pembuatan produk/ pekerjaan layanan jasa secara kreatif dan bernilai ekonomis
E. pendekatan pembelajaran berbasis inkuiri untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan kompetensi yang dikuasai pada kegiatan pembuatan produk/ pekerjaan layanan jasa secara kreatif dan bernilai ekonomis
Jawaban : A
Tidak ada komentar:
Posting Komentar